Alasan Kurang Personil, Serapan Anggaran Humas Protokol Setda Lumajang Belum 100 Persen

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang, Nur Hidayati saat diwawancarai sejumlah media

LUMAJANG, Jumat (12/1/2018) suaraindonesia-news.com – Bagian Humas dan Protokol Setda Lumajang, kekurangan personil dan butuh sarjana informatika dan IT untuk menunjang kinerjanya.

Hal ini diketahui saat Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang, mendatangi kantor Bagian Humas Dan Protokol Setda Lumajang dalam rangka kunjungan evaluasi dan monitoring, Jumat (12/1/2018) pagi tadi.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang, Nur Hidayati kepada sejumlah media membenarkan kalau pihak Humas dan Protokol Setda Lumajang kekurangan personil.

“Serapan anggaran di Humas dan Protokol Setda Lumajang ini tidak habis 100 persen pada tahun 2017 lalu hanya terserap sebesar 83,5 persen saja, sebab ada beberapa kendala yang dihadapi pihak Bagian Humas dan Protokol Setda Lumajang,” kata Nur.

Disampaikan pula oleh politisi Nasdem ini, bahwa kecilnya serapan anggaran karena ada efektifitas dan efesiensi anggaran di lingkup Humas dan Protokol Setda Lumajang tersebut.

“Seperti penggunaan telpon yang sangat berkurang dengan adanya Whatsapp, atau dengan melalui media sosial lainnya,” jelasnya lagi.

Pihak Komisi A juga masih mengapresiasi kinerja Bagian Humas dan Protokol Setda Lumajang, sebab selama ini dilihat dari kinerjanya sudah bagus dalam mempublis segala kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang yang ada saat ini.

Baca Juga:¬†Aplikasi Lumajang SAE Segera Dilaunching Polres Lumajang –¬†

“Hubungan kerjasama dengan media saat antara Humas dan Protokol Setda Lumajang sudah kelihatan baik, kalau detailnya itu ada diranah Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang,” bebernya.

Sementara itu, kata Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Lumajang, Azis Fathurrozi saat diwawancarai sejumlah media juga membenarkan kalau pihaknya memang kekurangan personil.

“Kurangnya personil itu kami mempertimbangkan posisi keuangan yang ada. Memang kami efisensi sesuai kebutuhan dulu,” paparnya.

Kalau disesuaikan dengan kebutuhan, kami masih membutuhkan sarjana komunikasi dan tenaga IT. “Saat ini kami melakukan cara untuk meminit kinerja, dan kami melakukan yang terbaik berusaha yang terbaik,” ujarnya.

Sebelumnya Azis memohon maaf, atas selama ini ada kerjasama dengan media yang kesannya mendadak untuk jumpa pers.

“Kami mohon maaf ya kepada awak media jika ada kesannya mendadak. Menertibkan media itu agar kami mengetahui siapa awak media juga medianya apa,” pungkasnya.

Kedepannya kata Azis akan terbangun kerjasama yang lebih baik lagi.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here