Ada apa dengan JIIPE Pelindo III?

GRESIK, Suara Indonesia-News.Com – Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) digadang menjadi proyek prestisius di Gresik, Jawa Timur. Kawasan industri hasil patungan PT Pelabuhan III dan PT AKR Corporindo Tbk, ini dibangun di atas lahan sekitar 2.933 hektar.

Ada 3 zona yang sudah disiapkan untuk kawasan ini, yakni zona residential estate seluas 765 hektar (darat), industrial estate seluas 1.761 hektar (darat dan laut), dan sea port estate seluas 406 hektar (di tengah laut).

Sekilas memang kalangan pengusaha dan masyarakat hingga pemerintah dibuat ‘wah’ dengan kehadiran kawasan industri yang diyakini mampu menekan biaya logistik ini. Namun saat ditelisik lebih dalam, muncul dugaan pembangunan proyek ini banyak menyalahi prosedur.

Temuan dari tim investigasi dengan didukung oleh data otentik menyebutkan, proyek JIIPE tidak hanya bermasalah terkait dengan perizinan, tetapi juga soal pembebasan tanah hingga masalah perpajakan.

Dalam kaitan ini, sejumlah pihak disinyalir ikut terlibat untuk memuluskan pembangunan proyek JIIPE demi keuntungannya sendiri. Mereka adalah oknum pejabat di Pemkab Gresik, anggota DPRD Gresik, notaris, kepala desa, sampai ke oknum pengusaha. Peran mereka beragam, mulai dari memalsukan akta jual-beli tanah, hingga rekayasa perizinan.(Adhi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here