60 TKI Asal Kepulauan Sumenep di Pulangkan Paksa

Joko Suwarno, Sekretaris Disnakertrans Kab. Sumenep

Reporter: Mahdi

SUMENEP, Kamis (27/4/2017) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 60 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dideportasi┬álantaran diduga tidak mengantongi dokumen resmi atau ilegal. Mereka dipulangkan dari negeri Malaysia secara paksa. Kamis (27/4/2017).

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Joko Suwarno, mengatakan, TKI sebanyak 60 orang tersebut berasal dari dua kecamatan kepulauan yakni Kecamatan Arjasa dan Kangayan.

Namun, mereka saat ini dipulangkan ke tempat asalnya di kepulauan. Pemulangan TKI Ilegal tersebut dilakukan secara bertahap, yakni sejak bulan Januari lalu hingga bulan April 2017.

“TKI ilegal tersebut tidak memiliki dokumen resmi untuk tinggal atau bekerja disana,” Ucapnya.

Joko menambahkan, saat ini masih banyak TKI yang tersandung masalah. Namun, saat ini mereka masih belum dideprtasi. Jika pemberangkatannya secara ilegal pasti banyak menemukan masalah sehingga akhirnya merugikan diri sendiri.

“Pengakuan TKI yang sudah dipulangkan mengatakan masih banyak teman teman yang tidak mengantongi dokumen resmi. Kita tunggu saja mereka pulang,” Terangnya.

Pihaknya berharap, jika ada masyarakat mempunyai keinginan bekerja diluar negeri untuk melengkapi dokumen resmin, agar tidak menemukan masalah dikemudian hari, sehingga merugikan diri sendiri.

“Kami pemerintah akan membantu untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan masyarakat. Karena kami memang pelayan masyarakat,” Harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here