16 ABK Tidak Digaji 3 Bulan, PT. Prima Pratama Perkasa Pekalongan Diduga Adem Ayem

Suasana Saat Mediasi di KSOP Pelindo 3 Banyuwangi

Reporter: Suharto

BANYUWANGI, Senin (24/4/2017) suaraindonesia-news.com – Perlindungan terhadap ABK (Anak Buah Kapal) Pelabuhan Tanjung wangi Kecamatan Kaliporo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sangat dibutuhkan, pasalnya kejadian yang menimpa ABK terus terulang.

Seperti yang menimpa 16 anak buah kapal (ABK) yang upah atau gajinya tidak dibayar oleh pihak PT. Prima Pratama Perkasa Pekalongan yang menyandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Kecamatan Kaliporo, Kabupaten Banyuwangi dengan nama Kapal Modern H.

“Iya mas, kami dipulangkan dari laut karena ini memang sudah waktunya pulang kerja, sebab perjanjian kan 3 bulan maksimal 100 hari,” kata Choirul, Salah satu ABK Kapal Modern H. Senin (24/4).

Namun kata Hairul, tidak hanya karena sudah waktunya pulang atau sudah habis waktu kontrak namun karena dianggap tidak berhasil menangkap ikan.

“Tidak hanya itu, kami juga dipulangkan karena tidak berhasil menangkap ikan dilaut malah kami tambah 1 bulan lagi untuk kerja,” jelas Choirul.

Sementara salah satu pengurus perusahaan Kapal Modern, H Fairus saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, bahwa peristiwa atau informasi tidak digajinya 16 ABK itu tidak benar.

“Kita ini sama mereka yang 16 orang itu kan sistim bagi hasil mas, tidak ada perjanjian kerja laut (PKL) dari awal,” Jawabnya kepada awak media.

Lanjut Fairus, karena mereka belum berhasil bekerja menangkap ikan dikapal maka dengan pihak perusahaan ditambah waktu 1 bulan.

“Apalagi mereka saat melakukan penangkapan tidak berhasil, tetapi dari perusahan kemarin ada uang cuma-cuma 1.5 juta untuk mereka,” terangnya.

Sementara KSOP Pelindo 3 saat melakukan mediasi dan di lakukan oleh kepala syahbandar, Ugan Sugiana menjelaskan bahwa kejadian seperti ini baru pertama kali ia dengar.

“Saya dengar karena baru ada yang melaporkan, semoga kedepanya tidak ada kejadian seperti ini lagi setelah saya mediasikan,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here