14 ASN Diperiksa Panwaslu Pamekasan, DidugaTerlibat Politik Praktis

PAMEKASAN, Selasa (15/05/2018) suaraindonesia-news.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memeriksa 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang terindikasi mendukung salah satu calon pada pilkada 2018. Selasa (15/05).

Ketua Panwaslu Pamekasan Abdullah Saidi menyampaikan jika pemanggilan itu sebatas klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya dalam politik praktis.

“Mereka dimintai keterangan karena terindikasi mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Pamekasan,” katanya.

Baca Juga:

Sesuai dengan instruksikan Komisi ASN Pusat maupun Gubernur Jawa Timur, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam larangan yang dimaksud, bukan saja mendukung calon Gubernur/Wakil Gubernur maupun Bupati/Wakil Bupati pada pilkada saja, tapi berfoto selfie pun tidak boleh.

Menurut Saidi, semua temuannya dan hasil pemeriksaannya terhadap ASN itu, nantinya akan disampaikan ke Inspetorat Pemkab Pamekasan.

“Sebab Panwas tidak memiliki wewenang untuk memberikan sanksi terhadap ASN yang bersangkutan,” tandasnya.

Reporter : May-Ita
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here