12 Anggota DPRD Kota Malang Diperiksa KPK, di Mapolres Batu

Abdul Hakim Ketua DPRD Kota Malang

KOTA BATU, Senin (5/2/2018) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 12 Anggota DPRD kota Malang, Senin (5/2/2018) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)di Mapolres Batu, rencananya pemeriksaan itu akan berlangsung, hingga Jumat (9/2/2018).

Mereka diperiksa terkait kasus dugaan suap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD tahun anggaran 2015 dengan tersangka Mantan ketua DPRD kota Malang Arif Wicaksono.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Pubblikasi KPK, Phiharsa Nugraha mengatakan pemeriksaan 12 nama anggota DPRD kota Malang akan berlangsung selama lima hari mulai Senin (5/2/2018) hingga jumat (9/2/2018), untuk sementara 12 orang anggota DPRD kota Malang yang diperiksa KPK itu kini statusnya masih menjadi saksi.

“12 orang anggota DPRD kota Malang yang diperiksa KPK adalah H Subur Triono, Suprapto, Rahayu Sugiarti, Sukarno, Sahrawi, Mohan Katelu, Abdul Hakim, Drs Priyakmoko Oetomo,” kata Phiharsa.

Selain nama-nama itu kata dia, juga terdapat Arif Hermato, Hadi Susanto, Tutuk Hariyani dan Sony Yudiarto, 12 orang yang di Periksa di Mapolres Batu , itu sebelumnya pernah diperiksa KPK di Mapolresta Malang, terkait kasus dugaan korupsi dengan tersangka Mantan ketua DPRD kota Malang Arif Wicaksono.

Baca Juga: Ulurkan Tangan Anda Melalui Suara Indonesia Grup ‘Peduli’, Guru yang Dianiaya Muridnya Hingga Meninggal –

Selain itu, KPK Juga menetapkan mantan kepala dinas Pekerjaan umum Perumahan dan pengawasan Bangunan Pemkot Malang Jarot Edi Sulistiyo serta komisaris PT Enfys Nusantara karya Hendrawan Marusyaman sebagai tersangka.

Arif Diduga kuat menerima suap sebesar Rp 700 juta untuk APBD 2015 dan Rp 250 juta Jarot untuk pengesahan proyek multy years jembatan kendung kandang.

Abdul Hakim Ketua DPRD kota Malang saat ditemui di Mapolres Batu, (5/2/2018) mempenarkan jika 12 nama Anggota DPRD kota Malang diperiksa oleh KPK di Mapolres Batu.Tapi pemeriksaan Abdul Hakim hanya berlangsung 3 jam, sementara pada pemeriksaan sebelumnya berlangsung hingga menjelang magrib.

“Materi pemeriksaan, sama seperti yang ditanyakan sebelumnya, kali ini kami hanya memperkuat saja. Ada dua pertanyaan, dan tidak ada hal yang baru. Kami diperiksa kurang lebih 3 jama,” kata Abdul Hakim.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan KPK, lanjut dia, rekannya Triatmoko Oetomo tidak bisa menjawab pertanyaan dari KPK karena dia dalam kondisi sakit.

“Sebagai warga Negara yang baik dan patuh hukum. Kami tanggung jawab selaku ketua DPRD kota Malang dan juga anggota DPRD kota Malang, kami siap datang untuk memenuhi pemanggilan sebagai saksi,” jelasnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here